May Day Bukan Cuma Orasi: Kapolres Rohil Tantang Pemuda Palika Adu Nyali di Lapangan Futsal 

POLRI37 Dilihat

Derapperistiwa.id | Rokan Hilir,

Momentum May Day tahun ini di wilayah hukum Polres Rokan Hilir tidak lagi identik dengan kerumunan massa yang turun ke jalan. Sebaliknya, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memilih strategi “gerilya” untuk menyelamatkan masa depan pemuda melalui ajang Pertandingan Futsal bergengsi di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Jumat (01/05).

 

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di tengah gempuran ancaman zat terlarang yang kerap mengincar produktivitas generasi muda, kepolisian melakukan intervensi langsung. Lewat semangat May Day, 16 tim dari berbagai Kepenghuluan dipaksa untuk membuktikan nyali mereka dalam kompetisi fisik yang sehat, sekaligus sebagai pernyataan perang terhadap peredaran narkoba yang merusak mentalitas anak bangsa.

 

Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan May Day harus menjadi titik balik bagi anak muda untuk lebih mencintai kesehatan dan masa depan mereka.

 

“Semangat May Day ini harus kita isi dengan hal yang konkret. Saya tidak ingin pemuda di Rokan Hilir hanya menjadi penonton di tengah maraknya ancaman narkoba. Melalui turnamen ini, kami ingin memberikan wadah agar energi kalian habis untuk prestasi, bukan untuk hal-hal yang merugikan masa depan,” tegas AKBP Isa Imam.

 

Beliau juga menambahkan pesan yang lebih “pedas” untuk mengingatkan para peserta akan bahaya aktivitas ilegal:

 

“Kegiatan ini adalah cara kami mengantisipasi agar anak muda tidak terpengaruh oleh narkoba. Lebih baik kalian bermandi keringat dan gemar berolahraga di lapangan ini ketimbang kalian terpengaruh oleh aktivitas yang dapat menghancurkan cita-cita. Rokan Hilir butuh pemuda yang tangguh, bukan pemuda yang lemah karena narkoba. Ingat, masa depan daerah ini ada di tangan kalian, bukan di tangan para pengedar,” lanjutnya.

 

Turnamen futsal May Day yang digelar secara gratis ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan hadiah jutaan rupiah sebagai stimulan, Polres Rohil berhasil menarik antusiasme ratusan pemuda dari pelosok desa untuk berkompetisi secara sehat.

 

Langkah taktis ini dipandang sebagai bentuk edukasi publik yang lebih tajam daripada sekadar penyuluhan formal. Melalui olahraga, kepolisian membangun benteng pertahanan bagi para pemuda agar tetap berada di jalur yang positif, jauh dari jeratan kriminalitas dan narkotika yang selama ini menjadi musuh nomor satu bangsa. (Pajar Saragih).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *