Guntur Romli Bacakan Surat Hasto Berisi : Ucapan Selamat Pekan Suci Paskah Bagi Umat Kristiani

NASIONAL726 Dilihat

Derapperistiwa.id | Jakarta,

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli, kembali membacakan surat resmi dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang sedang menjalani tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan tersebut disampaikan usai pembukaan persidangan kelima kasus Hasto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (17/4).

Dalam suratnya, Hasto mengawali dengan ucapan selamat Idul Fitri 1446 Hijriah dan permohonan maaf lahir-batin kepada masyarakat Indonesia.

Dia juga menyampaikan Kepada Umat Kristiani Selamat Merayakan Pekan Suci Paskah.

Hari ini Mas Sekjen menyampaikan hormat dan terima kasih kepada Uskup Agung Jakarta Bapak Kardinal yang telah memberikan pelayanan ibadah Paskah di Rutan KPK dan menyampaikan akan ada kunjungan tokoh Islam Kyai Sepuh unt mendoakan beliau, sedang dibicarakan apa akan ke Rutan KPK atau ke Persidangan.

Lebih lanjut dikatakan “Mas Hasto merasa ketidakadilan karena sampai hari ini pkl 08.00 belum diberitahukan saksi-saksi yang akan dihadirkan oleh KPK.

Ini bukti Mas Hasto memang sudah menjadi target dengan kasus yang dipaksakan.Ini kasus daur ulang dan saksi-saksi yang meringankan Mas Hasto diintimidasi.

Kemudian adanya penyidik KPK yang dikerahkan untuk jadi saksi memberatkan adalah bukti konflik kepentingan KPK.

Kebenaran akan mencari jalannya

Ini terbukti dengan ditangkapnya Ketua PN Jaksel & Hakim Djuyamto yang merugikan terhadap vonis Praperadilan Hasto Kristiyanto, kini ditangkap kasus suap.

Selain itu, Hasto menyoroti kondisi perekonomian Indonesia yang dinilainya sebagai dampak dari ‘abuse of power’ pemerintahan sebelumnya. “Kesulitan ekonomi saat ini, memaksa pemerintahan Pak Prabowo melakukan efisiensi. Ini akibat salah urus negara yang dilakukan oleh Joko Widodo,” kritiknya.

Dia menyerukan seluruh komponen bangsa bersatu mengatasi tantangan tersebut sembari menegaskan pentingnya supremasi hukum.

“Tanpa hukum yang berkeadilan, tidak ada kemakmuran. Membiarkan ketidakadilan sama saja dengan membunuh masa depan,” tegasnya.

Guntur Romli menyampaikan, terima kasih kepada media yang hadir dan menegaskan bahwa pesan Hasto mencerminkan semangat perjuangan PDIP. PDIP konsisten menyatakan, bahwa penahanan Hasto mengandung muatan politis.

Pernyataan ini kembali menguatkan narasi partai tersebut yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah sebelumnya maupun isu hukum yang dianggap tidak berkeadilan.

Pesan Hasto dari balik tahanan KPK tidak hanya menjadi sorotan politik, tetapi juga mengingatkan publik tentang kompleksnya tantangan hukum dan ekonomi yang diwariskan dari periode kepemimpinan sebelumnya.

“Seruan untuk memperkuat supremasi hukum dan solidaritas nasional menjadi titik tekan yang diharapkan mampu menggerakkan kesadaran kolektif bangsa,” ungkap Guntur.**

D.Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *