Derapperistiwa.id | Jakarta,
Bambang Irawan merupakan putra Dayak Asli Kalimatan Tengah, lahir di Petak Bahandang (Kab. Gunung Mas) pada tanggal 19 Januari 1978, sebuah Desa tua ditepian Sungai Kahayan, dari pasangan Laurentius Serang (alm) dan llum Demas.
Bambang Irawan menyelesaikan SDN, SMP, hingga SMA di Pangkalan Bun Kab. Kotawaringin Barat, dikarenakan orang tuanya Tugas Dinas disana, kemudian Bambang Irawan melanjutkan kuliahnya di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta hingga selesai Ia menikah dengan Dr. Belinda Sastari, S. Hut, M.Si yang kini berprofesi sebagai Dosen Kehutanan di Universitas Palangka Raya, dengan dikaruniai 2 (dua) orang anak laki-laki.
Setelah lulus kuliah Bambang Irawan bekerja sebagai team konsultan,mengawali usaha dari nol untuk hidup mandiri
Kemudian Bambang Irawan dipercayakan untuk menjadi Ketua Umum FORDAYAK, adapun alasannya dikarenakan sosoknya mampu menjadi panutan dan memiliki mentalitas yang baik untuk memperjuangkan hak-hak Masyarakat Adat Dayak, ditengah masuknya investor-investor yang berusaha di tanah Kalimantan Tengah.
Bambang Irawan yang merupakan pelaku dan saksi sejarah Reformasi tahun 1998,merupakan wakil dari Kalimantan Tengah yang pada saat itu sedang kuliah di Jakarta (1996-2000), ikut serta aksi menduduki Gedung DPR RI saat itu.
Dirinya yang memimpin FORDAYAK beberapa kali melakukan aksi dibeberapa Perusahaan di Kalimantan Tengah, adapun aksi tersebut berdasarkan pengaduan masyarakat melalui surat kuasa yang dikuasakan kepada FORDAYAK,dan memohon bantuan untuk menuntut hak-hak masyarakat kepada Perusahaan.
Kelahiran Bahandang, 19 Januari 1978, memiliki catatan
Riwayat Pendidikan Formal sebagai berikut :
SD Negeri Sidorejo IV (1985 – 1990)
SMP Negeri 1 Pangkalan Bun (1990 – 1993)
SMA Negeri 1 Pangkalan Bun (1993 – 1996) Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta (1996 – 2000)
Riwayat Organisasi
1. Ketua DPP Fordayak
2. Ketua Koperasi Fordayak Merah Putih
3. Ketua V DAD Provinsi Kalteng (2021-2026)
4. Kordinator Forum Ormas Kebangsaan Wakil Panglima Bakormad.
Bambang Irawan merupakan pelaku dan saksi sejarah Reformasi tahun 1998, yang merupakan wakil dari Kalimantan Tengah yang pada saat itu sedang kuliah di Jakarta (1996-2000) ikut serta aksi menduduki Gedung DPR RI.
Bambang Irawan pada saat memimpin FORDAYAK beberapa kali melakukan aksi dibeberapa Perusahaan di Kalimantan Tengah, adapun aksi tersebut berdasarkan pengaduan masyarakat melalui surat kuasa yang dikuasakan kepada FORDAYAK dan memohon bantuan untuk menuntut hak-hak masyarakat kepada Perusahaan.
Bambang Irawan kembali dipercayakan menjadi Koordinator Forum Kebangsaan Ormas dan Paguyuban Kalteng, yang mana semua Ormas Lokal (Dayak) maupun Nasional, Paguyuban Kedaerahan, Komunitas dan lain-lain berhimpun di Forum tersebut.
Adapun jumlah keanggotaan Forum Kebangsaan tersebut yaitu 65 organisasi/Paguyuban yang terdiri 6 Ormas Nasional organisasi, 27 Ormas Lokal (Dayak) dan 32 Paguyuban Kedaerahan, dengan jumlah anggota hingga ratusan ribu tersebar diseluruh Kab/Kota se-Kalteng.
Dorongan dari seluruh organisasi dan paguyuban yang tergabung dalam Forum Kebangsaan tersebut, yang mendukung Bambang Irawan secara tulus untuk maju dalam Pemilihan Legislatif 2024 kemarin membuahkan hasil.
Dalam kontestasi Pemilu Legislatif tahun 2024 di Kalteng melalui PDI Perjuangan atas dorongan dari seluruh organisasi dan paguyuban yang tergabung dalam Forum Kebangsaan dan Tokoh Masyarakat, yang sudah bergotong-royong bahu membahu memenangkan, membesarkan suara PDI perjuangan, sehingga saat ini ia di lantik duduk di DPRD Provinsi Kalteng.
Bambang Irawan merupakan kandidat yang diperhitungkan, karena memiliki basis masa yang banyak, jika melihat keanggotaan FORDAYAK sendiri sekitar 23.823 orang, dengan kepengurusannya mulai tingkat DPP (Pusat), DPW FORDAYAK yang tersebar di 3 Provinsi (Kalteng, Kalsel, Kaltim).
DPD yang tersebar disemua Kabupaten Kalteng dan Kalsel, DPK tingkat Kecamatan,dan FORDAYAK sektor Desa.
Kini dengan terpilihnya ia menjadi salah satu anggota DPRD Prov Kalteng
Dapil 5 (Kab. Kapuas dan Kab. Pulpis) pada Periode 2024-2029, ada harapan besar untuk masyarakat yang harus di Perjuangkan sebagai wakilnya di Kalimantan Tengah melalui PDI Perjuangan.
Editor : D.Wahyudi







