Oknum Polisi Ancam dan Teror Masyarakat yang Tak Pilih Paslon 01, Paminal Polres Simalungun Turun Tangan 

NASIONAL450 Dilihat

Derapperistiwa.id | Simalungun,

Paminal Polres Simalungun tengah melakukan pendalaman terkait dengan teror dan ancaman yang dilakukan oleh oknum Polisi berinisal K Ajudan dari Bupati Simalungun Radiapoh Hasiolan Sinaga, Minggu (24/11/2024) malam.

Ancaman dan teror dilakukan K kepada masyarakat yang tidak memilih RHS yang kembali maju sebagai Calon Bupati Simalungun Nomor urut satu di Pilkada Simalungun.

Teror dan ancaman ditujukan terhadap Ketua dan Sekretaris Paguyuban seni Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJPS) Kabupaten Simalungun Dimas dan Muhammad Rayyan karena mereka mendukung Paslon nomor urut dua.

Informasi yang diperoleh, Paminal Polres Simalungun tengah melakukan pemeriksaan terkait dengan aksi teror dan ancaman kepada masyarakat.

Hal itu pun dibenarkan oleh Ketua KRJPS Simalungun, Dimas. “Iya bang (dimintai keterangan oleh Paminal),” ujar Dimas. Saat dikonfirmasi Minggu malam.

Saat dihubungi awak media, Dimas mengaku ia tengah dimintai keterangan oleh Paminal Polres Simalungun. Pemeriksaan dilakukan di kantor salah seorang tokoh Simalungun.

Dimas mengungkapkan, Oknum K sempat datang ke rumahnya setelah ramai pemberitaan di media. Namun saat itu, Dimas sedang tidak berada di rumah.

Seperti diketahui, Masyarakat dihebohkan dengan adanya ancaman dan intimidasi dari Oknum Polisi berinisial K yang merupakan Ajudan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiolan Sinaga. Itu dilakukan karena masyarakat tidak mendukung RHS pada Pilkada Simalungun 2024.

Ancaman dan teror ditujukan kepada Ketua dan Sekretaris Paguyuban seni Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJPS) Kabupaten Simalungun. Hal itu dipicu karena KRJPS Simalungun mengalihkan dukungannya ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Anton Saragih dan Benny Sinaga nomor dua.

Alih dukungan dilakukan karena pihak Paslon RHS Azi tidak menempati dan tidak merealisasikan apa komitmen yang dijanjikan kepada Paguyuban KRJPS Simalungun. Atas Alih dukungan yang dilakukan KRJPS Simalungun,

Oleh oknum berinisial K tersebut, KRJPS diminta untuk mengembalikan kaos dan barang-barang yang telah diberikan. Aksi intimidasi dan ancaman oleh oknum tersebut, disampaikan melalui telepon seluler Sekretaris KRJPS Simalungun Muhammad Rayyan.

“Kami diiming-imingi dari beliau. Untuk kerjasama (membantu pemenangan RHS-Azi). Tapi ternyata kami tertipu janjinya gak ditepati. Cuma dikasi baju aja, sisanya itu gak ada yg dikasi,” ungkap Muhammad Rayyan kepada awak media, belum lama ini.

Mereka diminta mengembalikan baju RHS Azi yang diberikan oleh Edwin Kadis Kesehatan Simalungun kepada oknum berinisial K tersebut. Tak hanya itu, K juga meminta pengembalian uang yang selama ini telah diberikan kepada KRJPS ,.meskipun uang itu tidak ada hubungannya dengan kegiatan Pilkada Simalungun.**(Rilis).

Sumber : Muhammad Nasrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *