Derapperistiwa.id | Jakarta,
Tim Senyap Investigasi media menemukan gudang penyimpan Ribuan Gas Elpiji 3 kg Di jln Bambu II no 39 RT 08 RW 06 Srengseng Jakarta barat. Menurut keterangan warga masyarakat sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa gudang penyimpan Ribuan Gas Elpiji 3 kg Milik Yuda dan sudah beroperasi cukup lama tanpa tersentuh hukum walaupun di ketahui tidak memiliki izin usaha Gas pangkalan sesuai dengan peraturan. Minggu 21 Desember 2025 malam.
Warga masyarakat tidak mengetahui asal tabung Gas 3 kg tapi yakin kalau gudang tersebut tidak berizin sesuai aturan yang berlaku.
Beberapa saat setelah tim meninggalkan lokasi ada seseorang yang mengaku bernama Yuda menelpon ke salah satu tim media dan ketika di Konfirmasi tidak bisa menjelaskan asal-usul gas Elpiji 3 kg dan ketika di tanya mengenai surat ijin pangkalan tidak bisa menjelaskan dan dengan nada tinggi menyatakan keberatannya ketika Tim Senyap Investigasi media mengambil foto dan video di lokasi gudang Elpiji kg tersebut.
Dengan nada tinggi seakan Kebal Hukum menanyakan keberadaan tim senyap investigasi media Lewat sambungan telefon WhatsApp Kamu posisi ada di mana sekarang.?
Tanpa Etika mengambil gambar di lokasi gudang penyimpan Ribuan Gas Elpiji 3 kg. Dengan nada tinggi mengatakan Kalian Tunggu Disitu Kata Yuda nanti kita ketemu Supaya Saya Suruh Datangin Kamu, hal tersebut tidak di tanggapi oleh tim senyap investigasi media, yang menjalankan tupoksinya sebagai wartawan yang meliput harus mengambil foto dan video dilokasi Yang di duga beroperasi tanpa ijin dan gas jelas asal gasnya
Dengan nada tinggi Yuda mengatakan silahkan kamu tanya di lokasi gudang siapa saya, tim investigasi media menjawab mau Yuda siapa tim investigasi media tidak perduli m
Karena jelas di temukan pelanggaran gudang gas Elpiji 3 kg beroperasi tanpa ijin dan tidak di ketahui asal usul gas elpiji tersebut dan tim senyap investigasi media berasumsi bahwa gas tersebut berasal dari rumpin Bogor lokasi pemain gas atau mafia gas Elpiji.
Tim Senyap Investigasi media yang terbiasa menghadapi mafia gas tidak kaget dan gentar dan akan terus menayangkan pemberitaan agar di ketahui warga masyarakat dan BP migas serta APH
Tim Senyap Investigasi media sudah melaporkan hasil temuan tersebut ke Kapolsek kembangan. Sampai berita ini di rilis belum mendapatkan respon.**(Rilis).







