Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

NASIONAL829 Dilihat

Derappeeistiwa.id | Jakarta, –

Dewan Pimpinan Pusat Harakah Badan Koordinasi Muballigh Se-Indonesia (DPP HARAKAH BAKOMUBIN) akan menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) dan Coaching Instruktur Nasional Muballigh Kader Bela Negara (PMKBN) pada 22 – 25 Oktober 2026 di Gedung Pusat Dakwah HidayatullahMasjid Baitul Karim, Jalan Cipinang Cempedak I No. 14, Jatinegara, Jakarta Timur.

 

Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 13.30 WIB, dan akan mendapatkan pengarahan sekaligus dibuka oleh Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

 

Kegiatan nasional ini menargetkan sekitar 150 peserta dari unsur kader muballigh, instruktur, serta perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HARAKAH BAKOMUBIN dari berbagai wilayah Indonesia.

 

Mengusung semangat Berkhidmat Dakwah, Tarbiyah, Islahul Ummah, kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi muballigh, membangun sistem kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusi dakwah Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

4 Menteri Atau Yang Mewakili Memberikan Pembekalan

 

Selain pembukaan oleh Menko Kumham Imipas RI, panitia merencanakan pembekalan dari sejumlah Nara Sumber.

 

Diharapkan Menhan RI memberikan materi tentang Peran Strategis Muballigh dalam Bela Negara dan Memperkuat Ketahanan Nasional (Masih menunggu konfirmasi). Menteri Agama RI diwakili Direktur Penerangan Agama lslam Dirjen Bimas Islam. direncanakan menyampaikan materi tentang Penguatan Dakwah Islam dan Peran Muballigh dalam Mengokohkan Kehidupan Beragama serta Kebangsaan.

 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI diharapkan melalui Direktorat Organisasi memberikan pembekalan mengenai Peran Muballigh dalam Merawat Pancasila dan Memperkuat Persatuan Bangsa (Masih menunggu konfirmasi. Menteri Koordinator Bidang Pangan RI diharapkan menyampaikan materi tentang Peran Muballigh dalam Memperkuat Ketahanan Nasional melalui Ketahanan Pangan diwakili oleh Staf Ahli Menko.

 

Penyerahan Buku “Aqidah, Akhlah dan Bedah Qalbu Penulis Drs.KH.tatang Natsir Fathuddin, merupakan wakaf Bapak H.Hutomo Mandala Putra, SH.PT.Humpuss.

 

Pembekalan tersebut diharapkan memperluas wawasan peserta mengenai bela negara, kehidupan beragama, persatuan nasional, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi umat.

 

Kehadiran dan jadwal pemberian materi oleh para pejabat tersebut masih mengikuti konfirmasi resmi masing-masing kementerian, di luar agenda pembukaan yang telah dijadwalkan.

 

Memperkuat Sejarah, Identitas dan Kaderisasi Organisasi

 

TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN juga melibatkan pimpinan, penasihat, dewan pakar, dan tokoh internal HARAKAH BAKOMUBIN.

 

Materi internal meliputi sejarah dan identitas organisasi, khittah perjuangan, ideologisasi organisasi, AD/ART, kode etik muballigh, kepemimpinan, manajemen organisasi, serta penguatan sistem kaderisasi nasional.

 

Peserta juga akan mendapatkan pembekalan metodologi pelatihan, teknik presentasi, fasilitasi diskusi, evaluasi pembelajaran, dan praktik mengajar (microteaching).

 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kemampuan menjadi instruktur yang dapat menyelenggarakan dan mengembangkan pelatihan Muballigh Kader Bela Negara di wilayah masing-masing.

 

DAKWAH KEUMATAN DAN TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN

 

HARAKAH BAKOMUBIN memandang muballigh sebagai pendidik umat, pembina masyarakat, penggerak persatuan, dan mitra strategis dalam membangun kehidupan bangsa.

 

Dakwah tidak hanya berorientasi pada pencerahan spiritual, tetapi juga diharapkan mendorong pembinaan akhlak, penguatan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, kerukunan, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

DPP HARAKAH BAKOMUBIN, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan instruktur nasional yang profesional dan berkelanjutan.

 

TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN merupakan ikhtiar HARAKAH BAKOMUBIN untuk mempertemukan semangat dakwah keumatan dengan tanggung jawab kebangsaan. Kami menargetkan sekitar 150 peserta yang dipersiapkan menjadi instruktur dan penggerak kaderisasi di daerah masing-masing.

 

“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi gerakan pembinaan muballigh di seluruh Indonesia. Kami ingin melahirkan muballigh yang berilmu, berakhlak, profesional, cinta tanah air, serta siap berkhidmat bagi kemaslahatan umat dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, DPP HARAKAH BAKOMUBIN berharap terbangun konsolidasi yang semakin kuat antara pengurus pusat dan daerah, sekaligus memperluas peran muballigh dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, berdaya, dan berwawasan kebangsaan.**

Editor : Pajar Saragih / Redaksi

Posting Terkait

Jangan Lewatkan