SOKONG PERBAIKAN JALAN TAPUNG HULU, LEGISLATOR PPP HJ. JASNITA TARMIZI GEBRAK MEJA MUSYARAHAH: “JANGAN BANYAK TEORI, KITA BUTUH AKSI NYATA!”

DAERAH347 Dilihat

Derapperistiwa.id. | Kampar,

Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hajah Jasnita Tarmizi, mengambil sikap vokal dan tegas dalam mengawal keluhan infrastruktur konstituennya. Dengan nada bicara yang lugas dan tajam, ia mendesak seluruh pemangku kebijakan serta belasan korporasi yang hadir dalam musyawarah perawatan jalan Zona Dua untuk segera melakukan eksekusi fisik tanpa menunda-nunda waktu.(10/7/2026).

 

Pertemuan krusial yang berlangsung di Kantor Desa Senama Nenek pada Jumat (10/07/2026) tersebut membahas langkah darurat perbaikan jalan vital dari Desa Sumber Sari menuju Kantor Camat Tapung Hulu. Jalan berstatus jalur provinsi tersebut kini dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam mobilitas warga.

Melihat jalannya diskusi yang berpotensi mandek dalam urusan birokrasi, Hj. Jasnita Tarmizi langsung mengintervensi forum dengan meminta pemetaan cepat pada titik-titik kerusakan yang paling parah. Langkah ini dinilainya mendesak untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang bisa memutus total urat nadi perekonomian masyarakat.

 

“Mari hari ini kita kalkulasikan titik terparah jalan yang mesti segera diperbaiki. Kita harus sadar, jika hujan turun, akses ini terancam putus total dan kerusakan akan jauh lebih parah. Saat ini, masyarakat dan kita semua sangat membutuhkan jalan tersebut,” ujar Hj. Jasnita dengan nada tinggi dan penuh penekanan.

Ia juga menawarkan formula pergerakan yang progresif guna memangkas jalur birokrasi yang lamban.

 

“Mari hari ini kita lakukan koordinasi, solusi, dan aksi. Atau, jika memang situasi di lapangan menuntut demikian, kita lakukan aksi terlebih dahulu, baru kemudian berkoordinasi untuk merumuskan solusi konkret. Intinya, kita harus berbuat untuk kemaslahatan masyarakat!” tegas legislator PPP tersebut.

 

Aksi nyata Hj. Jasnita Tarmizi tidak berhenti pada retorika politik di meja rapat. Guna membuktikan keberpihakannya pada rakyat Tapung Hulu, ia menyatakan siap memberikan sumbangan dana pribadi demi menyokong operasional dan material perbaikan jalan tersebut.

 

Sikap totalitas yang ditunjukkan oleh anggota DPRD Kampar ini sekaligus menjadi tamparan moral serta tantangan terbuka bagi belasan perwakilan perusahaan raksasa—baik swasta maupun BUMN (PTPN) serta para pengusaha peron sawit yang hadir dalam ruangan, agar tidak pelit dalam menyalurkan bantuan material dan alat berat demi kepentingan umum.

 

Komitmen kuat dari Hj. Jasnita Tarmizi ini akhirnya berhasil mengunci keputusan rapat, yang menetapkan proyek perbaikan jalan darurat Zona Dua resmi digulirkan selama satu bulan penuh, terhitung mulai 10 Juli hingga 10 Agustus 2026, di bawah pengawasan ketat pemuda Karang Taruna, BPD, dan Pemerintah Desa Senama Nenek. (Pajar Saragih).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *