Rieke Diah Pitaloka Kawal Pengangkatan CPNS & PPPK yang Ditunda Akhir Tahun: Kelamaan!

NASIONAL764 Dilihat

Derapperistiwa.id | Jakarta,

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka turut menyoroti permasalahan rekrutmen CPNS dan PPPK. Mantan aktris itu meminta Kemepanrb dan BKN untuk membenahi proses rekrutmennya.

Melalui postingan di Instagram pada Sabtu (8/3/2025), Rieke Diah Pitaloka membagikan pembaruan terakhir tentang pengangkatan CPNS dan PPPK dari hasil rapat Komisi II DPR RI pada Rabu, 5 Maret 2025.

Dalam rangka percepatan penataan CPNS dan PPPK untuk formasi 2024, Komisi II DPR RI meminta Kementerian PANRB dan BKN menyelesaikan pengangkatan CPNS pada bulan Oktober tahun 2025 dan pengangkatan PPPK dibulan Maret tahun 2026,” bunyi simpulannya.

Rieke Diah Pitaloka pun heran mengapa pemerintah membutuhkan waktu begitu lama untuk mengangkat calon pegawai negeri, sementara banyak profesi penting yang perlu segera diisi.

Padahal, proses administrasi dan tes PPPK sudah selesai lebih dulu dari CPNS, yang mulai dibuka pada sekitar Juli 2024.

“Kelamaan. Ada apa? Jangan lihat yang direkrut ini mungkin ada pegawai birokrasi di pemerintahan. Tapi yang direkrut ini juga banyak mereka yang kerja di garda terdepan,” ujar pemain Sitkom Bajaj Bajuri itu.

Politikus PDIP itu melanjutkan, “Para pekerja pendidik, pelayan masyarakat, tenaga kesehatan, kasihan kalau menunggu selama ini.”

Rieke Diah Pitaloka juga berharap proses pengangkatan CPNS dan PPPK ini berlaku adil bagi semuanya.

Harus adil, yang udah lulus cepat diangkat. Kenapa ditunda-tunda Mudah-mudahan masih bisa diperbaiki. Minimal kasih alasan yang logis dan transparan,” harapnya.

Dalam kolom komentar, banyak warganet yang lolos PPPK maupun CPNS curhat merasa digantung oleh pemerintah.

Kami yang sudah lolos seleksi PPPK tahap 1 2024 sudah berjuang lama dan mengikuti seluruh tahapan selesi, sekarang tiba-tiba ada kabar harus nunggu SK Maret 2026, padahal jadwal awal tidak begitu,” kata seorang warganet mengeluh.

“Betul ibu, lagi-lagi kami bidan pendidik tertunda. Sedih sekali,” imbuh warganet yang lain.

“Ku menangis. Pengajuan resign sudah masuk, dari awal sudah 30 hari sebelumnya karena di swasta kan pengajuan nggak boleh mendadak. Begitu mau resign, diumumkan mundur sampai Oktober,” ujar warganet lainnya sedih.

#ViralForJustice #share

biar sampai @kemenpanrb

#BenahiRekrutmenCPNSdan PPPK

Kesimpulan Rapat Kerja dan RDP Komisi II DPR RI Rabu, 5 Maret 2025 pada angka ke 4 menyatakan:

“Dalam rangka percepatan penataan CPNS dan PPPK untuk formasi 2024, Komisi II DPR RI meminta Kementerian PANRB dan BKN menyelesaikan pengangkatan CPNS pada bulan Oktober tahun 2025 dan pengangkatan PPPK dibulan Maret tahun 2026.”Surat Menpan-RB, Jumat 7 Maret 2025. No. B/1043/M.SM.01.00/2025 Sifat: Sangat Segera Hal:Tindak Lanjut Penyesuaian Jadwal Pengangkatan CASN T.A. 2024 Angka 1 menyatakan:

1. Memperhatikan dan menindaklanjuti kesepakatan Pemerintah dengan DPR pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II pada hari Rabu, 5 Maret 2025, maka pada prinsipnya kami dapat mempertimbangkan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN formasi tahun 2024 menjadi sebagai berikut:

– a. Untuk CPNS diangkat serentak terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025; dan

– b. Untuk PPPK diangkat serentak terhitung mulai tanggal 1 Maret 2026.

Pertanyaan:

Formasi, lolos tes dan seleksi di 2024 Kenapa diangkat SERENTAK untuk CPNS 1 Oktober 2025 dan untuk PPPK 1 Maret 2026?

Mohon dipertimbangkan status kerja bagi para pelayan publik yang telah lolos seleksi 2024 sangat penting.

Pengangkatan mereka menyangkut bukan hanya gaji, tapi juga jaminan sosial, dan kepastian kerja bagi para pelayan masyarakat di garda terdepan (sebagian sudah resign dari pekerjaan sebelumnya).

Dari mana menghidupi keluarga sampai Oktober 2025 dan Maret 2026?

Apakah karena ada kendala dalam konstruksikan anggaran negara?

Atau ada hal lain yang sangat memaksa, sehingga ada penundaan pengangkatan CASN tersebut?

Mohon penjelasan yang berkeadilan sosial dari Kemenpan-RB @kemenpanrb dan BKN @bkngoidofficial, serta dukungan dari Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI @komisi2_dpr▲

Salam sopan Indonesia!

Dr. Rieke Diah Pitaloka

Editor : D.Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *