Sumur Ilegal Terbakar, Enam Nyawa Melayang

PERISTIWA602 Dilihat

Derapperistiwa.id | Bayung Lencir,

Tragedi maut kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Sebuah sumur minyak ilegal di Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lincir, terbakar hebat hingga merenggut 6 korban jiwa. Ironisnya, praktik drilling haram ini disebut telah berlangsung lebih dari tujuh tahun tanpa tersentuh hukum.

Dua korban meninggal dunia pada Rabu malam (10/09/2025) setelah sempat kritis akibat luka bakar parah, yakni Romsi (mantan Kades Beruge) dan keponakannya Nanda. Tiga korban lain – Roy, Putra, dan Wardi – masih dirawat intensif di RSUD Bayung Lincir, sementara satu korban lainnya dinyatakan hilang.

Warga menuding aparat penegak hukum mandul dan tutup mata. Dugaan kuat muncul bahwa sumur ilegal tersebut dijadikan “ATM” aparat dan oknum berpengaruh yang membekingi bisnis hitam tersebut.

“Sudah berkali-kali terjadi kebakaran, sudah ada korban jiwa, tapi sumur tetap beroperasi. Jangan-jangan ada setoran yang mengalir ke oknum Polsek maupun Polres,” ungkap seorang warga geram saat diwawancarai.

Masyarakat juga mengecam media tertentu yang diduga memutarbalikkan fakta dengan menulis seolah-olah kebakaran terjadi saat perbaikan mobil, bukan saat aktivitas pengeboran. “Itu bentuk pembodohan publik. Media jangan jadi corong mafia minyak!” tegas warga.

Warga mendesak Kapolres Muba dan Polsek Bayung Lincir segera menetapkan pemilik sumur sebagai tersangka, serta menuntut Pertamina dan aparat hukum tidak lagi bermain mata dalam kasus ini.

Tragedi ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan bukti nyata bahwa mafia minyak ilegal masih merajalela dengan dukungan oknum “orang besar” di balik layar.***(Rilis).

(Bersambung ke edisi selanjutnya)

Editor : Pajar Saragih / Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *