Predator Anak Di Bangkinang Diciduk Polisi!!..

KRIMINAL295 Dilihat

Derapperistiwa.id | Bangkinang,

Nafsu bejat pria berinisial SE (19) berakhir di jeruji besi. Pemuda yang seharusnya produktif ini justru memilih jalan menjadi “predator” dengan nekat menyatroni kamar seorang remaja di bawah umur. Aksi pengecutnya terbongkar setelah ia diringkus massa sebelum akhirnya diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Kampar, Jumat (20/2/2026) dini hari.

Aksi nekat ini bermula saat pelaku SE diduga menyelinap masuk melalui jendela rumah korban, S (17), bak pencuri di kegelapan malam. Bukannya mengincar harta, pelaku justru mengincar kesucian korban. S yang sedang terlelap kaget bukan main saat mendapati sosok asing sudah berada di dekatnya dan melakukan tindakan asusila yang menjijikkan.

Tak cukup dengan melecehkan, pelaku SE juga melontarkan ancaman maut agar korban menutup mulut. Namun, keberanian korban menghancurkan skenario busuk pelaku. Aduan korban kepada sang ayah seketika menyulut amarah warga Bangkinang.

Bau busuk perbuatan SE terendus cepat. Ayah korban yang tak terima darah dagingnya dinodai, langsung memburu pelaku bersama warga setempat. Beruntung bagi SE, nyawanya masih selamat dari pengadilan jalanan setelah aparat desa segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan “manusia bejat” ini ke Mapolres Kampar.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan seksual.

“Pelaku sudah kami amankan setelah sempat ditangkap warga. Korban mengaku diancam pasca-kejadian. Saat ini penyidik tengah menguliti keterangan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas AKP Gian, Sabtu (21/2/2026).

Kini, SE harus meringkuk di sel tahanan, mempertanggungjawabkan nafsu setannya. Meski polisi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, bukti-bukti awal telah menyeret pemuda ini ke lubang kehancuran karirnya sendiri. Polres Kampar berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi korban dan memastikan predator seperti SE mendapat ganjaran setimpal di balik jeruji besi.**(Pajar Saragih).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *