Derapperistiwa.id | Batam,
Perairan Selat Malaka kembali menjadi jalur panas peredaran gelap narkotika internasional. Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang menggagalkan dugaan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu cair dengan bobot fantastis mencapai 2,6 ton yang diangkut menggunakan kapal di kawasan perairan strategis tersebut.
Pengungkapan kasus berskala raksasa ini bermula dari kecurigaan petugas di lapangan terhadap pergerakan sebuah kapal yang mondar-mandir secara mencurigakan di perairan Selat Malaka hingga Selat Singapura. Tanpa membuang waktu, tim gabungan langsung melakukan pencegatan dan pemeriksaan mendalam terhadap kapal tersebut.
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, barang haram dalam jumlah sangat besar itu diangkut dari Sarawak, Malaysia, dan disinyalir kuat bakal diedarkan di sepanjang jalur perairan Selat Malaka. Dalam penggeledahan di atas kapal, petugas menemukan muatan yang terkonfirmasi memuat sabu cair seberat 2,6 ton.
Saat ini, kapal beserta seluruh muatan dan pihak-pihak terkait telah diamankan di Dermaga Bea Cukai Batam di bawah penjagaan ketat personel bersenjata lengkap dari Polairud dan kepolisian guna proses penyidikan serta pengembangan jaringan lebih lanjut.
“Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi jaringan kejahatan narkotika internasional yang mencoba menjadikan wilayah perairan Indonesia sebagai jalur transit maupun pasar gelap mereka. Pergerakan kapal yang mencurigakan di Selat Malaka dan Selat Singapura langsung kami tindak tegas di lapangan.””terang salah satu Perwira Tinggi di lokasi
Dari hasil pemeriksaan awal, kami mengamankan dugaan sabu cair seberat 2,6 ton yang berasal dari Sarawak, Malaysia. Saat ini seluruh barang bukti dan pihak yang diamankan sedang dalam proses pemeriksaan intensif di Polresta Barelang untuk membongkar tuntas siapa dalang di balik kepemilikan maupun pemesan barang haram ini. Penindakan tegas tanpa pandang bulu akan terus kami berlakukan.”terangnya dengan tegas.
Editor : Pajar Saragih / Redaksi.
Sumber : David Manurung.








