Didiskualifikasi Saat Unggul 5-1, GWI Kota Tangerang Protes Dugaan Diskriminasi di Ajang Fun Futsal Walikota Cup

NASIONAL2635 Dilihat

 

LDerapperistiwa.id | Tangerang, 

26 Agustus 2026. Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kota Tangerang melayangkan protes atas dugaan tindakan diskriminatif oleh panitia dalam ajang Fun Futsal Wali Kota Tangerang Cup Kemerdekaan_ antar Organisasi Wartawan.

 

Kejadian bermula saat pertandingan antara GWI melawan WAMEN ( Wartawan Parlemen) masih berlangsung dengan skor 5-1 untuk kemenangan GWI. Tiba-tiba panitia menghentikan pertandingan dengan alasan GWI ” tidak pernah menaikkan berita”.

 

” Mana rilisan nya ? Pernah bikin berita ga dia ? ” Ucap salah satu panitia

 

Padahal di saat technical meeting bersama panitia, persyaratan peserta harus seorang wartawan dan usia di atas 30 tahun dan anggota dari organisasi wartawan, tidak tercantum harus punya berita dan naikin berita. Karena yang nama nya wartawan pasti memiliki karya masing-masing.

 

Persyaratan tersebut telah dilengkapi oleh GWI. Dan himbauan Wali Kota Tangerang dalam acara tersebut adalah kegiatan silaturahmi antar organisasi wartawan yang tidak mempermasalahkan siapa menang atau kalah.

 

“Ini bukan soal kalah menang atau soal diskualifikasi. Yang kami pertanyakan, kalau memang takut kalah kenapa kami diundang? Panitia juga tidak berhak memberhentikan pertandingan di tengah jalan, apalagi kami sudah unggul,” tegas perwakilan GWI Kota Tangerang.

 

Selain itu, wartawan GWI juga mengaku mendapat intimidasi dari beberapa oknum ketua organisasi baik yang jadi panitia maupun bukan. Bahkan muncul celetukan dari salah satu ketua organisasi yang menjadi panitia: _“nanti juga dikasih ongkos yang kalah”_.

 

GWI menilai tindakan tersebut mencederai semangat kebersamaan dan kolaborasi yang diusung dalam poster acara bertajuk _”Bersama Bersinergi Perkuat Kolaborasi”_.

 

“Kami datang sebagai peserta dengan semangat silaturahmi. Seharusnya ajang ini mempererat, bukan memecah belah antar organisasi wartawan,” lanjutnya.

 

GWI Kota Tangerang mendesak Pemkot Tangerang dan pihak penyelenggara untuk memberikan klarifikasi terbuka. GWI juga meminta agar etika dan sportivitas dijaga dalam setiap kegiatan yang melibatkan insan pers.

 

“Ini diskriminasi sesama profesi yang di lakukan oleh beberapa oknum ketua organisasi, dan menciderai walikota Tangerang dan HUT Kemerdekaan RI” tutup punggawa GWI.**

 

(Tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *