Derapperistiwa.id | Parigi Moutong,
Kepala Sekolah SD Kecil Terpencil (SDKT) Simoie, Tompeng Dusun 1, Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Bunyamin, S.Pd, menyampaikan kondisi sekolah yang dipimpinnya sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Konfirmasi tersebut disampaikan Bunyamin, S.Pd pada *Jumat, 6 November 2026* melalui saluran WhatsApp *08234XXXXXXX* kepada Tim Media http://Liputan86.Net.
Bunyamin mengungkapkan, sekolah yang berada di daerah sangat terpencil dengan jarak *20 KM dari Ibukota Kecamatan Tinombo* ini masih jauh dari kata layak, baik dari segi pembangunan fisik, pakaian seragam anak sekolah, maupun sarana prasarana penunjang belajar mengajar.
“Jumlah murid kami 79 orang. Kondisi sekolah sangat membutuhkan perhatian, terutama pembangunan fisik sekolah, pakaian anak sekolah dan sarana prasarana masih banyak yang kurang,” ujar Bunyamin, S.Pd kepada http://Liputan86.Net.
KEKURANGAN GURU & SARANA DI UJUNG DESA
SDKT Simoie yang berlokasi di Tompeng Dusun 1 Desa Ogoalas ini berjuang dengan keterbatasan tenaga pendidik. Dengan 79 siswa, komposisi guru sangat minim:
– *Guru PNS: 1 Orang (Kepala Sekolah)*
– *Guru P3K: 4 Orang*
– *Guru Honorer Masuk Dapodik: 2 Orang*
– *Guru Paruh Waktu: 2 Orang*
Total hanya 9 tenaga pendidik yang harus berjuang mencerdaskan anak-anak di daerah terpencil dengan akses jalan yang sulit.
“Guru-guru kami tetap semangat mengajar meski dengan segala keterbatasan. Tapi anak-anak kami sangat membutuhkan pakaian seragam sekolah. Banyak yang sudah lusuh dan tidak layak pakai,” tambah Bunyamin.
DEKAT LOKASI 7 RUMAH TERBAKAR YANG DITINJAU BUPATI.
Lokasi SDKT Simoie sendiri tidak jauh dari lokasi *7 rumah warga yang terbakar* di Desa Ogoalas, yang rencananya hari ini akan ditinjau langsung oleh *Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, S.Kom.*
Bunyamin berharap, momentum kunjungan Bupati ke Desa Ogoalas tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi SDKT Simoie.
“Kami sangat berharap Bapak Bupati Erwin Burase bisa mampir melihat kondisi sekolah kami. Jarak sekolah kami dekat dengan lokasi 7 rumah terbakar yang akan ditinjau Bapak Bupati hari ini. Kami sangat membutuhkan uluran tangan, terutama seragam untuk 79 murid kami,” harapnya.
Pihak sekolah meminta perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah untuk segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fisik, pengadaan seragam gratis, buku pelajaran, dan sarana prasarana lainnya untuk SD terpencil seperti SDKT Simoie.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Parigi Moutong masih dilakukan.
Penulis: Tim
Editor: ABD. RAHMAN TJANI.














