“Kejati Riau Ledakkan Perang Lawan LGBT Pelajar”

KEJAKSAAN495 Dilihat

Derapperistiwa.id | Pekanbaru,

Sirene peringatan moral dibunyikan! Tim Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Riau menggempur habis ancaman dan infiltrasi LGBT yang mengincar generasi sekolah. Kali ini, Aula MAN 3 Pekanbaru menjadi arena tempur, Selasa (12/08/2025), lewat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kepala MAN 3 Pekanbaru, Mery Novikawati, M.Pd., menegaskan: “Pelajar harus dibentengi, jangan biarkan virus moral ini merasuki pergaulan.”

Jaksa Sukatmini, S.H., M.H. memuntahkan fakta yang bikin dahi berkerut: 191 kasus HIV di Pekanbaru hingga pertengahan 2025, 82 di antaranya dari kelompok homoseksual. Angka ini bukan sekadar statistik, tapi bom waktu yang siap menghancurkan masa depan generasi muda.

Materi disampaikan tanpa basa-basi: definisi LGBT, akar penyebab, jerat hukum, dampak kesehatan yang mematikan, kehancuran sosial, dan urgensi pendidikan karakter yang tak bisa ditawar.

Sesi tanya jawab berjalan panas, bak medan debat moral. Pelajar menembakkan pertanyaan tajam, dijawab jaksa dengan peluru kata yang lugas, tegas, dan menampar kesadaran.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi perang moral: “Tak ada ruang, tak ada ampun, lawan LGBT sampai tuntas demi menyelamatkan masa depan bangsa!”

Kasipenkum Kejati Riau menegaskan: ini bukan sekadar sosialisasi, ini adalah perlawanan ideologis untuk mengamankan benteng generasi.” (Pajar Saragih).

Sumber : Kasipenkum Kejati Riau

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *